Langsung ke konten utama

01 Januari 2022 (Istidraj)

Allah beri Kesenangan Jangan sampai Melalaikanmu

Allah SWT melimpahkan rezeki, kebahagiaan, dan kenikmatan dunia lainnya kepada setiap orang yang Dia kehendaki. Kenikmatan tersebut bisa menjadi peringatan akan azab Allah apabila diberikan kepada orang yang sering melalaikan ibadah dan merasa tenang dalam maksiatnya.

Peringatan istidraj termaktub dalam QS. Al An'am ayat 44 sebagai berikut :

فَلَمَّا نَسُوا۟ مَا ذُكِّرُوا۟ بِهِۦ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَٰبَ كُلِّ شَىْءٍ حَتَّىٰٓ إِذَا فَرِحُوا۟ بِمَآ أُوتُوٓا۟ أَخَذْنَٰهُم بَغْتَةً فَإِذَا هُم مُّبْلِسُونَ

Artinya: "Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa." (QS. Al An'am: 44).

Allah SWT berfirman dalam QS. al-Qalam ayat 44 sebagai berikut :

فَذَرْنِى وَمَن يُكَذِّبُ بِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ ۖ سَنَسْتَدْرِجُهُم مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya: "Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Quran). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui," (QS. al-Qalam: 44).

Orang mukmin akan merasa takut dengan istidraj, yakni kenikmatan semu yang sejatinya murka Allah SWT. Namun sebaliknya, orang-orang yang tidak beriman akan beranggapan bahwa kesenangan yang mereka peroleh merupakan sesuatu yang layak didapatkan.

Biasanya, istidraj diberikan kepada orang-orang yang mati hatinya. Mereka adalah orang yang tidak merasa bersedih atas ketaatan yang ditinggalkan dan tidak menyesal atas kemaksiatan yang terus dilakukan.

Cara termudah untuk membedakan kesenangan yang datangnya dari kemurahan Allah dengan istidraj adalah ketakwaan. Jika orang tersebut taat dalam beribadah, bisa jadi nikmat yang diterima adalah kemurahan Allah. Begitupun sebaliknya, apabila orang tersebut lalai dalam ibadah bisa jadi itu merupakan istidraj.

Sebagai Muslim, kita harus berhati-hati dengan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Untuk itu, kita diperintahkan untuk menafkahkan sebagian harta yang kita peroleh kepada orang yang membutuhkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengkhianatan G 30 S PKI 1965

D i Indonesia Monumen ini dipersembahkan bagi 7 pahlawan revolusi korban kebiadaban gerakan 30 Sep PKI yang mencoba menghianati Pancasila yang sakti  hai hai the set cita-cita perjuangan kami untuk meledakkan kemudian Pancasila tidak mungkin dipatahkan hanya dengan mengumpulkan dalam sumur kiri Lubang Buaya satu oktober 1965 ini di Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia  hai hai ini sungguh peristiwa penganiayaan ini terjadi pada tanggal 13 Jan 1965 sekitar subuh di desa Kanigoro yang Terletak tidak jauh dari kota Kediri ribuan orang-orang PKI menyerbu tempat training center pelajar Islam Indonesia kecuali melakukan pemukulan terhadap seorang kiai dan beberapa orang guru mereka menginjak-injak kitab suci Alquran Hai dua hari kemudian pada tanggal 15 Januari 1965 di suatu desa juga di Kediri ribuan orang-orang PKI menyerang petani Sudarno dengan dalih sengketa sawah kepala desa yang mencoba meleraikan dan menengahi tidak luput pula dari pengeroyok...

#GuruHebat#SMPNSIMEULUETIMUR#10110857

Olah hati, olah rasa & olah karsa Frasa "olah hati, olah rasa & olah karsa" merupakan konsep yang sering ditemukan dalam filsafat dan pendidikan Indonesia, khususnya terkait dengan pembentukan karakter dan pengembangan pribadi. Konsep ini dapat dijabarkan sebagai berikut : Olah Hati (Memupuk Hati): Ini mengacu pada pengembangan diri, berfokus pada kecerdasan emosional, sikap, dan keyakinan. Hal ini menekankan pengembangan ketulusan, integritas, tanggung jawab, dan kompas moral yang kuat. Ini tentang memelihara hati yang murni dan mulia, yang mengarah pada perilaku jujur ​​dan etis. Olah Rasa (Memupuk Perasaan/Empati): Ini berkaitan dengan pengembangan kepekaan, empati, dan kemampuan untuk memahami dan menghargai perasaan orang lain. Ini melibatkan mengasah rasa estetika dan menumbuhkan welas asih. Ini tentang menyelaraskan diri dengan emosi, baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain, yang mengarah pada interaksi sosial yang harmonis dan rasa peduli terhadap ling...

Cara Login ke Liveworksheets

 Berikut adalah cara login dan menggunakan Liveworksheets: Cara Login ke Liveworksheets Buka Situs Liveworksheets : Kunjungi liveworksheets.com . Klik "Login" : Temukan tombol "Login" di pojok kanan atas halaman. Masukkan Akun : Jika Anda sudah memiliki akun, masukkan email dan kata sandi Anda. Jika belum memiliki akun, pilih opsi "Sign up" untuk mendaftar. Verifikasi (jika diperlukan) : Jika Anda menggunakan verifikasi dua langkah, ikuti instruksi yang diberikan. Cara Menggunakan Liveworksheets Membuat Worksheet Baru : Setelah login, klik pada opsi "Create a new worksheet". Pilih template atau mulai dari awal untuk membuat worksheet interaktif. Menambahkan Konten : Gunakan alat yang tersedia untuk menambahkan teks, gambar, dan elemen interaktif (seperti pilihan ganda atau isian). Mengedit dan Menyimpan : Setelah selesai membuat, pastikan untuk menyimpan worksheet Anda. Anda bisa mengedit worksheet kapan saja. Berbagi Worksheet : Setelah membuat ...