Langsung ke konten utama

Berbudi Pekerti Luhur Sesuai Dengan Pancasila

 


A. Hakikat Bertutur Kata, Bersikap dan Berperilaku Sesuai dengan Nilai Pancasila

     1. Makna Bertutur Kata Sesuai dengan Nilai Pancasila.

        Tutur kata, sikap dan perilaku merupakan salah satu wujud dari budi pekerti manusia. Tutur kata, sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilainilai Pancasila merupakan wujud budi pekerti luhur manusia Indonesia yang membedakannya dengan manusia dari negara lainnya. Apabila kita bertutur kata, bersikap dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, hal tersebut menunjukkan keluhuran harkat, derajat dan martabat kita sebagai bagian dari sebuah bangsa yang beradab.

        Tutur kata yang baik merupakan sikap atau adab dalam berbicara yang penuh dengan kesopanan dan mampu menempatkan bahasa yang pantas sesuai dengan situasi dan kondisi maupun siapa yang kita ajak bicara. Bertutur kata yang buruk atau seronok bukan keperibadian bangsa Indonesia. Hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, dan bisa menyebabkan rendahnya penilaian orang lain terhadap kita. Oleh karena itu, supaya terhindar dari tutur kata yang buruk, kalian harus :
a. berpikir sebelum berkata atau menyampaikan sesuatu kepada orang lain;
b. pikirkan akibat dari kata-kata yang akan kita ucapkan;
c. berbicara seperlunya tanpa harus memperbanyak pembicaraan yang tidak bermanfaat;
d. sampaikan maksud dengan bahasa yang halus dan tidak berbelit-belit;
e. tidak meninggikan atau mengeraskan suara ketika berbicara;
f. menunjukkan rasa hormat dan penghargaan kepada lawan bicara;
g. berusaha membalas perkataan buruk dengan perkataan yang baik dan sopan.

2. Makna Bersikap Sesuai dengan Nilai Pancasila

    Sikap positif terutama adalah kesediaan segenap komponen masyarakat untuk aktif mengungkapkan pemahamannya mengenai Pancasila. Menjadikan nilai-nilai Pancasila makin tampak nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

    Sikap positif terhadap Pancasila adalah sikap baik dan mendukung nilai-nilai Pancasila serta berupaya melestarikan dan mempertahankannya. Nilai ini dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan berperan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengkhianatan G 30 S PKI 1965

D i Indonesia Monumen ini dipersembahkan bagi 7 pahlawan revolusi korban kebiadaban gerakan 30 Sep PKI yang mencoba menghianati Pancasila yang sakti  hai hai the set cita-cita perjuangan kami untuk meledakkan kemudian Pancasila tidak mungkin dipatahkan hanya dengan mengumpulkan dalam sumur kiri Lubang Buaya satu oktober 1965 ini di Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia  hai hai ini sungguh peristiwa penganiayaan ini terjadi pada tanggal 13 Jan 1965 sekitar subuh di desa Kanigoro yang Terletak tidak jauh dari kota Kediri ribuan orang-orang PKI menyerbu tempat training center pelajar Islam Indonesia kecuali melakukan pemukulan terhadap seorang kiai dan beberapa orang guru mereka menginjak-injak kitab suci Alquran Hai dua hari kemudian pada tanggal 15 Januari 1965 di suatu desa juga di Kediri ribuan orang-orang PKI menyerang petani Sudarno dengan dalih sengketa sawah kepala desa yang mencoba meleraikan dan menengahi tidak luput pula dari pengeroyok...

#GuruHebat#SMPNSIMEULUETIMUR#10110857

Olah hati, olah rasa & olah karsa Frasa "olah hati, olah rasa & olah karsa" merupakan konsep yang sering ditemukan dalam filsafat dan pendidikan Indonesia, khususnya terkait dengan pembentukan karakter dan pengembangan pribadi. Konsep ini dapat dijabarkan sebagai berikut : Olah Hati (Memupuk Hati): Ini mengacu pada pengembangan diri, berfokus pada kecerdasan emosional, sikap, dan keyakinan. Hal ini menekankan pengembangan ketulusan, integritas, tanggung jawab, dan kompas moral yang kuat. Ini tentang memelihara hati yang murni dan mulia, yang mengarah pada perilaku jujur ​​dan etis. Olah Rasa (Memupuk Perasaan/Empati): Ini berkaitan dengan pengembangan kepekaan, empati, dan kemampuan untuk memahami dan menghargai perasaan orang lain. Ini melibatkan mengasah rasa estetika dan menumbuhkan welas asih. Ini tentang menyelaraskan diri dengan emosi, baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain, yang mengarah pada interaksi sosial yang harmonis dan rasa peduli terhadap ling...

Cara Login ke Liveworksheets

 Berikut adalah cara login dan menggunakan Liveworksheets: Cara Login ke Liveworksheets Buka Situs Liveworksheets : Kunjungi liveworksheets.com . Klik "Login" : Temukan tombol "Login" di pojok kanan atas halaman. Masukkan Akun : Jika Anda sudah memiliki akun, masukkan email dan kata sandi Anda. Jika belum memiliki akun, pilih opsi "Sign up" untuk mendaftar. Verifikasi (jika diperlukan) : Jika Anda menggunakan verifikasi dua langkah, ikuti instruksi yang diberikan. Cara Menggunakan Liveworksheets Membuat Worksheet Baru : Setelah login, klik pada opsi "Create a new worksheet". Pilih template atau mulai dari awal untuk membuat worksheet interaktif. Menambahkan Konten : Gunakan alat yang tersedia untuk menambahkan teks, gambar, dan elemen interaktif (seperti pilihan ganda atau isian). Mengedit dan Menyimpan : Setelah selesai membuat, pastikan untuk menyimpan worksheet Anda. Anda bisa mengedit worksheet kapan saja. Berbagi Worksheet : Setelah membuat ...