Bab. 4 PPKn Kelas VII Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
A. Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia
1. Faktor Penyebab Keberagaman Masyarakat Indonesia
Secara umum keberagaman masyarakat Indonesia disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :
a. Letak strategis wilayah Indonesia
b. Kondisi negara kepulauan
c. Perbedaan kondisi alam
d. Keadaan transportasi dan komunikasi
e. Penerimaan masyarakat terhadap perubahan
( Amati peta dunia dan nama Negara )
2. Keberagaman Suku
Pengertian dan Makna Bhinneka Tunggal Ika
3. Keberagaman Agama dan Kepercayaan
4. Keberagaman Ras
5. Keberagaman Antargolongan
Meskipun berbeda-beda golongan namun seluruh warga negara hidup dalam satu ikatan yang kuat, tanah air Indonesia. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang merupakan ciri bangsa Indonesia harus selalu dilestarikan dan dijadikan dasar bagi persatuan dan kesatuan bangsa.
B. Arti Penting Memahami Keberagaman dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika terdapat pada lambang negara Republik Indonesia, yaitu Burung Garuda Pancasila. Di kaki Burung Garuda Pancasila mencengkram sebuah pita yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika. Kata- kata tersebut dapat pula diartikan : Berbeda-beda tetapi tetap satu. Bhinneka Tunggal Ika mengandung makna bahwa walaupun bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa, adat-istiadat, ras dan agama yang beraneka ragam namun keseluruhannya merupakan suatu persatuan dan kesatuan.
Arti penting keberagaman masyarakat Indonesia memiliki makna :
- keberagaman merupakan kekayaan budaya bangsa yang berman- faat baik secara ekonomi, pengembangan pengetahuan, dan ilmu pengetahuaan, serta kreativitas dan inovasi
- Keberagaman juga memiliki potensi negatif apalagi tidak dilandasi kesadaran akan keberagaman serta semangat persatuan dan kesatuan.
C. C. Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan
Dalam kehidupan berbangsa, seperti kita
ketahui keberagaman dalam agama itu benar-benar
terjadi. Agama tidak mengajarkan untuk memaksakan keyakinan kita kepada orang lain. Oleh karena
itu, bentuk perilaku kehidupan dalam keberagaman
agama di antaranya diwujudkan dalam bentuk sebagai berikut.
a) Melaksanakan ajaran agama yang dianutnya
dengan baik dan benar.
b) Menghormati agama yang diyakini orang lain.
c) Tidak memaksakan keyakinan agama yang dianutnya
kepada orang lain.
d) Toleran terhadap pelaksanaan ibadah yang
dianut pemeluk agama lain.
Sikap dan perilaku toleransi terhadap keberagaman masyarakat merupakan kunci untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta mencegah proses perpecahan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Komentar
Posting Komentar